S Pink Premium Pointer

Jumat, 24 Februari 2017

Apakah Hewan Berkomunikasi Menggunakan Bahasa?



Bahasa adalah salah satu faktor yang membedakan manusia dan hewan. Beberapa ahli mengemukaan pendapat tentang kepemilikan manusia dalam bahasa. Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa semua spesies hewan dapat berkomunikasi satu sama lain menggunakaan media lain selain bahasa. Hewan tidak memiliki kemampuan bahasa sebagai media berkomunikasi sebagaimana manusia. Namun  hewan punya cara lain untuk menyampaikan pesan kesesamanya, diaman penggunaa bahasa tubuh adalah faktor paling penting.

            Penelitian para ahli tentang kemampuan berbahasa pada hewan seperti simpanse maupun gorila juga tidak membawa hasil yang signifikan. Para peneliti menjelaskan bahwa simpanse memahami bahasa tubuh, namun tidak memiliki kemampuan untuk mengekspresikan suara. Berdasarkan asumsi tersebut mereka menggunakan bahasa isyarat dalam berkomunikasi dengan hewan. Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa simpanse dan gorila dapat memahami ratusan kosakata dengan menggunakan bahasa isyarat (Hayes, 1951; Linden, 1974; Patterson, 1978; dalam Biggs, 1985). Simpanse dan gorila selain dapat mengkomunikasikan kebutuhannya seperti makan dan minum, juga dapat menghubungkan alasan terjadinya perilaku tertentu dan memahami kejadian yang telah lalu dan yang sesudahnya. Penelitian terhadap bahasa yang digunakan antarsimpanse tidak membawa hasil sebaik yang dilakukan oleh manusia melalui bahasa isyarat. Dalam penelitian tersebut tidak ada simpanse yang dapat memahami lebih dari seratus kosakata. Terrace (dalam Dworetzky, 1984) mengadakan penelitian terhadap beberapa simpanse dan membuktikan bahwa simpanse-simpanse tersebut dapat memahami banyak kosakata, namun mereka tidak dapat menghasilkan kalimat-kalimat yang orisinil. Berdasarkan beberapa penelitian tersebut diasumsikan bahwa bahasa adalah alat komunikasi sosial bagi ras manusia bukan spesies lain.


Sumber Internet
http://akukarnoto.blogspot.co.id/2013/10/kepemilikan-bahasa-dan-manusia.html


Hakikat Bahasa

A.    Pengertian Bahasa
Bahasa adalah kemampuan yang dimiliki manusia untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya menggunakan tanda misalnya kata dan gerakan. Bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri dalam bentuk percakapan, tingkah laku, dan sopan santun. (Kridalaksana: 1983)


B.     Hakikat Bahasa Indonesia
Definisi bahasa dari Kridalaksana yang dikutip di atas dan yang sejalan dengan definisi bahasa dari beberapa pakar lainnya , kalau dibutiri akan didapatkan beberapa ciri dan sifat bahasa yang hakiki, antara lain:
1.      Bahasa itu Sistem
Sistem berarti susunan teratur berpola yang membentuk suatu keseluruhan yang bermakna atau berfungsi. Sistem ini dibentuk oleh sejumlah unsur atau komponen yang satu dengan lainnya berhubungan secara fungsional. Bahasa terdiri dari unsur-unsur atau komponen-komponen yang secara teratur tersusun menurut pola tertentu, dan membentuk suatu kesatuan.

2.      Bahasa adalah Lambang
Lambang adalah sesuatu yang dapat mewakilkan ide, perasaan, benda dan tinakan secara arbitrer (acak). Lambang menandai sesuatu yang lain secara konvesional, tidak secara alamiah dan langsung. Contohnya gambar padi dan kapas di dalam perisai burung Garuda Pancasila secara konvesional dipakai untuk melambangkan asas keadilan sosial.

3.      Bahasa adalah Bunyi
Bunyi bahasa merupakan perwujudan dari setiap bahasa yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bunyi bahasa ini merupan sarana komunikasi melalui bahasa dengan cara lisan.

4.      Bahasa itu Bermakna
Bahasa itu sistem lambang yang berupa bunyi. Sebagai lambang tentunya ada yang dilambangkan itu mengacu pada sebuah pengertian, konsep, ide atau pikiran. Maka dapat dikatakan bahasa itu mempunyai makna.

5.      Bahasa itu Produktif
Kata produktif adalah bentuk ajektif dari kata benda produksi yang artinya “banyak hasilnya” atau lebih tepat “terus menerus menghasilkan”. Kalau bahasa dikatakan produktif, maka maksudnya, meskipun unsur-unsur itu terbatas, tapi dengan unsur-unsur dengan jumlahnya yang terbatas itu dapat dibuat satuan-satuan bahasa yang tidak terbatas dan sesuai dengan sistem yang berlaku dalam bahasa itu.

6.      Bahasa itu Unik
Unik artinya mempunyai ciri khas yang spesifik yang tidak dimiliki oleh yang lain. Bahasa dikatakan bersifat unik, artinya, setiap bahasa mempunyai ciri khas sendiri yang tidak dimiliki bahasa lainnya. Ciri khas itu menyangkut sistem bunyi, sistem pembentukkan kata, atau sistem-sistem lainnya.

7.      Bahasa itu Universal
Adanya ciri-ciri yang sama, yang dimiliki oleh setiap bahasa yang ada di dunia. Karena bahasa itu berupa ujaran, maka ciri universal dari bahasa yang paling umum adalah bahwa bahasa itu mempunyai bunyi bahasa yang terdiri vocal dan konsonan. Bukti keuniversalan bahasa adalah bahwa setiap bahasa mempunyai satuan-satuan bahasa yang bermakna , entah satuan yang maknanya kata, frase, klausa, kalimat, dan wacana.

8.      Bahasa itu Arbitrer
Kata arbitrer bisa diartikan “sewenang-wenang” atau “mana suka". Yang dimaksud dengan istilah arbitrer itu adalah tidak adanya hubungan wajib antara lambang bahasa (yang berwujud bunyi) dengan konsep atau pengertian yang dimaksud oleh lambang tersebut.

9.      Bahasa itu Dinamis
Bahasa adalah satu-satunya milik manusia yang tidak pernah lepas dari segala kegiatan dan gerak manusia sepanjang keberadaan manusia itu ada keterkaitan dan keterikatan bahasa itu dengan manusia. Sedangkan dalam kehidupannya dalam manusia tidak tetap dan tidak berubah, maka bahasa itu juga ikut berubah menjadi tidak tetap, dan menjadi tidak statis

10.  Bahasa itu Bervariasi
Setiap bahasa digunakan oleh masyarat yang merasa menggunakan bahasa yang sama. Anggota masyarakat suatu bahasa biasanya terdiri dari berbagai orang dengan status sosial dan berbagai latar belakang budaya yang tidak sama. Maka dari itulah bahasa yang mereka gunakan menjadi bervariasi atau beragam

11.  Bahasa itu Manusiawi
Kalau kita menyimak kembali ciri-ciri bahasa yang sudah dibicarakan di atas, bahwa bahasa itu adalah sistem lambang bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia, bersifat arbitrer, bermakna dan produktif, maka dapat dikatakan bahwa binatang tidak mempunyai bahasa, alat komunikasinya tidak sama dengan manusia, yaitu bahasa. Dan bahasa itu manusiawi dalam arti hanya milik manusia dan hanya dapat digunakan manusia.



Daftar Pustaka
Sumber Buku
Chaer, Abdul. 2012. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta
Suhardi. 2013. Pengantar Linguistik Umum. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media
Sumber Internet
http://sastra33.blogspot.co.id/2011/06/linguistik-umum-2.html
https://ramlannarie.wordpress.com/2010/06/09/hakikat-bahasa/
https://ririn1508.wordpress.com/tag/sifat-sifat-bahasa/
http://www.kajianteori.com/2013/03/pengertian-bahasa-menurut-ahli.html