S Pink Premium Pointer

Rabu, 31 Mei 2017

Permainan Anak dengan Lagu


Ular Naga


Ular naga panjangnya bukan kepalang
Menjalar-jalar selalu kian kemari
Umpan yang lezat, itulah yang dicari
Kini dianya yang terbelakang
  • Asal Usul Cerita Ular Naga
    Permainan ular naga merupakan permainan tradisional Indonesia, Permainan ini memiliki nama yang berbeda dari setiap daerah, tetapi tata cara permainan dan aturannya tetap sama yang membedakan hanya lagu dan dialognya saja, Permainan ini biasanya dimainkan pada waktu sore dan malam hari, dilapangan atau tempat yang luas. Pemainnya biasanya sekitar 5-10orang atau lebih, anak-anak umur 5-12 tahun (TK-SD) Akan tetapi di dalam permainan ini terdapat mitos rakyat di dalamnya.

  • Langkah-langkah Permainan
  1. Anak-anak berbaris bergandeng pegang ‘buntut’, yakni anak yang berada di belakang berbaris sambil memegang ujung baju atau pinggang anak yang di mukanya. Seorang anak yang lebih besar, atau paling besar, bermain sebagai “induk” dan berada paling depan dalam barisan. Kemudian dua anak lagi yang cukup besar bermain sebagai “gerbang”, dengan berdiri berhadapan dan saling berpegangan tangan di atas kepala. “Induk” dan “gerbang” biasanya dipilih dari anak-anak yang tangkas berbicara, karena salah satu daya tarik permainan ini adalah dalam dialog yang mereka lakukan.
  2. Barisan akan bergerak melingkar kian kemari, sebagai Ular Naga yang berjalan-jalan dan terutama mengitari “gerbang” yang berdiri di tengah-tengah halaman, sambil menyanyikan lagu. Pada saat-saat tertentu sesuai dengan lagu, Ular Naga akan berjalan melewati “gerbang”. Pada saat terakhir, ketika lagu habis, seorang anak yang berjalan paling belakang akan ‘ditangkap’ oleh “gerbang”.
  3. Setelah itu, si “induk” –dengan semua anggota barisan berderet di belakangnya– akan berdialog dan berbantah-bantahan dengan kedua “gerbang” perihal anak yang ditangkap. Seringkali perbantahan ini berlangsung seru dan lucu, sehingga anak-anak ini saling tertawa. Sampai pada akhirnya, si anak yang tertangkap disuruh memilih di antara dua pilihan, dan berdasarkan pilihannya, ditempatkan di belakang salah satu “gerbang”.
  4. Permainan akan dimulai kembali. Dengan terdengarnya nyanyi, Ular Naga kembali bergerak dan menerobos gerbang, dan lalu ada lagi seorang anak yang ditangkap. Perbantahan lagi. Demikian berlangsung terus, hingga “induk” akan kehabisan anak dan permainan selesai. Atau, anak-anak bubar dipanggil pulang orang tuanya karena sudah larut malam.

  • Manfaat Permainan Ular Naga
  1. Untuk mengembangkan kemampuan emosional
  2. Mengajarkan anak mengutamakan partnership, karena dalam pemainan ini anak berinteraksi dengan teman sebayanya, inilah yang menjadi wahana untuk bersosialisasi
  • Daerah yang Memainkan Permainan Ular Naga
      Permainan yang dimainkan pada era 90an ini juga dipermainkan oleh anak-anak di daerah Jawa, Kalimantan, Sulawesi, bahwa di seluruh Indonesia namun dengan liriknya sedikit berbeda baik menggunakan bahasa daerahnya masing-masing atau merubah sedikit kata-katanya.
  • Permainan Ular Naga Dapat Diajarkan di Kelas
      Permainan ini memang disarankan bermain di luar ruangan tetapi juga bisa dilakukan di dalam ruangan ataupun di dalam kelas. Jika di luar ruangan seperti lapangan, guru harus memperhatikan dan lebih mengawasi seluruh siswa dari awal permainan sampai permainan berakhir. Jika di dalam ruangan atau ruang kelas, sebelum melakukan permainan ular naga, kita perlu merapikan meja kursi terlebih dahulu. Memberikan ruang untuk siswa bermain dengan merapatkan seluruh meja dan kursi ke dinding, agar permainan berlangsung dengan baik.



Kotak Pos


“Kotak pos belum diisi mari kita isi dengan isi-isian, pak ogah minta huruf apa ? Lama-lama menjadi…."
  • Asal Usul Pemainan Kotak Pos
      Jenis permainan yang mirip dengan DoMiKaDo hanya bedanya dari syairnya, permainan ini biasanya disambung dengan permainan petak umpet. Tujuan akhir dari game ini adalah untuk menentukan nama samaran dari para pemain yang nantinya akan main petak umpet.
  • Langkah-langkah Permainan Kotak Pos
  1. Bermain kotak pos, bisa dilakukan 2 orang atau lebih. Jika berdua, duduk berhadapan dan tangan bersalaman, tapi jika lebih dari 2 orang duduk/berdiri melingkar, telapak tangan saling menumpuk bergantian dengan nyanyian.
  2. Jika lagu sudah sampai bertanya minta huruf apa, maka kegiatan meletakkan kepalan tangan akan dihentikan sejenak sampai yang terakhir diletakkan kepalan tangan oleh temannya itu mengungkapkan huruf apa yang ia inginkan. 
  3. Setelah lagu sudah sampai bertanya sebutkan apa saja, maka kegiatan meletakkan tangan ini sudah dihentikan. Dan yang terakhir menerima letakkan tangan oleh temannya itu harus menyebutkan jawabannya maksimal 1 secara bergiliran kearah kanan temannya. 
  4. Dalam permainan ini tidak boleh menyebutkan jawaban/kata yang sudah diungkapkan temannya. Dan jawaban yang mereka ungkapkan harus sesuai dengan nama yang ditentukan sebelum permainan tadi dan juga harus masuk akal. Jika ada anak yang tidak dapat menyebutkan saat gilirannya, maka anak tersebut yang kalah dalam permainan ini dan harus keluar. Dan teman-teman lainnya harus segera lari. Sehingga anak inilah yang bertugas untuk mengejar temannya sampai ada salah satu temannya yang tertangkap. Jika sudah ada salah satu temannya yang tertangkap, permainan selesai. 
  • Manfaat Permainan Kotak Pos
      Permainan ini bisa melatih konsentrasi anak saat menepuk telapak tangan teman sebelahnya, menyampaikan ide, menyebutkan kosa kata seperti buah-buahan, binatang, nama benda.
  • Daerah yang Memainkan Permainan Kotak Pos
     Jenis permainan yang dimainkan pada era 90an ini juga dipermainkan oleh anak-anak di daerah Jawa dan Kalimantan namun dengan liriknya sedikit berbeda baik menggunakan bahasa daerahnya masing-masing atau merubah sedikit kata-katanya.
  • Permainan Kotak Pos dapat Diajarkan Di Kelas
      Tentu saja permainan ini juga dapat dimainkan di kelas, namun karena permainan ini berakhir dengan permainan petak umpet, peserta yang ikut bermain harus merapatkan seluruh meja dan kursi terlebih dahulu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


http://www.bekasimedia.com/anak-anak-simpan-gadgetmu-kembalilah-ke-permainan-yang-benar/
http://ibttaw.blogspot.co.id/2015/06/mitos-di-balik-permainan-ular-naga.html



0 komentar:

Posting Komentar