A. Pengertian Morfologi
Secara harfiah kata morfologi berarti ilmu mengenai bentuk. Di dalam kajian linguistik, morfologi
berarti cabang ilmu bahasa
yang seluk-beluk bentuk kata dan perubahannya serta dampak
dari perubahan itu
terhadap arti (makna) dan kelas
kata. Morfologi mengenal unsur dasar atau satuan terkecil dalam wilayah pengamatannya
morfem adalah
satuan gramatikal yang terkecil sebagai satuan gramatikal,morfem mempunyai makna.
Morfemis adalah proses perubahan dari golongan kata yang satu lalu berubah menjadi golongan kata yang lain akan tetapi dengan
kata dasar yang sama. Misalnya sepeda menjadi
bersepeda arti (sanksekerta) hanya
untuk kata dasar (sepeda), makna (arab), untuk menunjukan arti-arti
imbuhan gramatikal, contohnya bersepeda dan lain-lain.
B. Proses Morfologi
Proses morfologi ialah proses pembentukan kata-kata dari satuan lain yang
merupakan bentuk dasarnya.
Dalam Bahasa Indonesia terdapat tiga proses morfologik, ialah proses pembubuhan
afiks (afiksasi), proses pengulangan (reduplikasi), dan proses pemajemukan (pemajemukan)
C. Macam-macam Proses Morfologi dalam Bahasa
Indonesia
1.
Proses Pembubuhan Afiks
(afiksasi)
Afiksasi merupakan
nama lain dari morfem terikat.
Morfem terikat merupakan
kata yang tidak dapat berdiri sendiri.
Sedangkan kata yang dapat berdiri
sendiri disebut sebagai morfem bebas. Morfem bebas merupakan kata dasar yang
dapat berdiri sendiri.
Kata dasar dapat berupa kata benda, kata sifat, kata kerja,
dan lain-lain. Penggabungan morfem bebas dan morfem terikat akan membentuk
kata jadian. Afiksasi terdiri
atas:
a.
Prefiks (ber-, me-,
pe-, per-, di-, ter-,ke-, se-),
b.
Sufiks (–kan, –an, –i),
c.
Infiks (–el-, -em-, -er-),
d. Konfiks (ber-kan, ber-an, per-kan, per-an, per-i, pe-an, di-kan, di-i, me-kan, me-i,
ter-kan, ter-i,
ke-an), dan
e. Simulfiks (memper-kan,
memper-i, diper-kan, diper-i).
2.
Komposisi atau Pemajemukan
Komposisi adalah proses
kata pemajemukan. Kata majemuk ialah gabungan kata dasar yang telah bersenyawa atau yang sudah membentuk
satu kesatuan dan menimbulkan arti baru (Alisjahbana,
1953).
Contoh : Keras+kepala =
keras kepala
Kamar+mandi=kamar
mandi
Mata+pelajaran = mata pelajaran
Kumis+kucing = kumis
kucing
Kumis kucing dalam arti ‘sejenis tanaman’
adalah kata majemuk,
tetapi kumis kucing dalam arti ‘kumis dari seekor kucing’ bukanlah kata
majemuk.
Pokok kata
(tidak bisa
diartikan jika
sendiri), tetapi
setelah bergabung
kemudian mempunyai
arti sendiri disebut pemajemukan.
3.
Pengulangan (Reduplikasi)
Pengulangan atau reduplikasi adalah pengulangan satuan gramatik, baik seluruh, maupun sebagian, baik variasi
fonem maupun tidak, hasil
pengulangan itu merupakan kata
ulang, sedangkan satuan yang diulang merupakan bentuk dasar. Misalnya, rumah-rumah dari bentuk dasar rumah.
Macam-Macam Pengulangan
a) Pengulangan Seluruh
Pengulangan
seluruh ialah pengulangan seluruh
bentuk dasar, tanpa perubahan fonem dan tidak berkombinasi dengan
proses perubahan afiks, misalnya sepeda menjadi sepeda-sepeda.
b) Pengulangan sebagian ialah pengulangan sebagian dari bentuk dasarnya, misalnya lelaki,
tetua, dedaunan
c) Pengulangan yang
Berkombinasi Dengan Proses
Pembubuhan Afiks
Pengulangan
yang berkombinasi dengan proses pembubuhan afiks yaitu, bentuk dasar diulang seluruhnya
dan berkombinasi
dengan proses pembubuhan
afiks, maksudnya pengulangan itu terjadi
bersama-sama dengan proses
pembubuhan afiks dan bersama-sama pula mendukung satu
fungsi. Misalnya, kereta-keretaan.
d) Pengulangan dengan perubahan fonem kata ulang yang
pengulangannya termasuk golongan ini sebenarnya sangat sedikit.
Disamping
bolak-balik terdapat kata
kebalikannya, sebaliknya, dibalik, membalik, dari
perbandingan itu dapat disimpulkan bahwa kata bolak – balik dibentuk dari bentuk dasar “balik” yang diulang
seluruhnya dengan perubahan fonem, ialah dari /a/
menjadi /o/,
dan dari /i/, menjadi /a/.
Aula utama ini sepertinya
menjadi ruang penerima
tamu bagi staf dan pengunjung markas. Juga menjadi pusat informasi dan layanan public. Aula terlihat
terang benderang, memperlihatkan lantainya yang
cemerlang, juga tiang-tiang tinggi dan atap aula yang terbuat dari mozaik kaca
warna-warni. Ada meja-meja panjang di tengah aula, itulah
yang menjadi masalah. Seli mengeluh melihat
proyeksi. Karena ini pusat pemerintahan Klan Bintang, tentu saja masuk akal jika ada petugas yang berjaga di
meja itu bahkan pada jam satu dini hari. Ada dua orang berpakaian sipil di meja panjang. Di sekitarnya ada delapan anggota Pasukan Bintang, membawa senjata tabung pendek.
(Matahari, Tere Liye)
|
Morfem Bebas
|
Morfem
Terikat
|
|
Aula, utama,
ini, seperti, jadi, ruang, terima, tamu, bagi, staf, dan, kunjung, markas,
juga, pusat, informasi, layan, public, lihat, terang, benderang, lantai, yang,
cemerlang, tiang, ringgi, atap, buat, dari, mozaik, kaca, warna, warni, ada,
meja, panjang, di, tengah, itu, masalah. Seli, keluh, proyeksi, karena,
perintah, Klan, Bulan, tentu, saja, masuk, akal, jika, tugas, jaga, bahkan,
pada, jam, satu, dini, hari, dua, orang, pakai, sipil, sekitar, delapan,
anggota, Pasukan, Bintang, bawa, senjata, tabung, pendek.
|
-nya:
1.
Seperti + (-nya)
2.
Lantai + (-nya)
3.
Sekitar + (-nya)
Pe(N)-, pe-, per-
1.
Pe(N)- + terima
2.
Pe(N)- + kunjung
3.
Pe(N)- + tugas
4.
Per- + lihat
Me(N)-, me-:
1.
Me(N)- + jadi
2.
Me(N)- + bawa
3.
Me(N)- + keluh
4.
Me(N)- + lihat
5.
Me(N)- + perlihat
Ber-:
1.
Ber- + jaga
2.
Ber- + pakai
-an:
1.
Pemerintah + -an
2.
Berpakai + -an
3.
Layan + -an
-kan: Memperlihat + -kan
Ter-:
1.
Ter- + buat
2.
Ter- + lihat
-lah: Itu + -lah
-em-: Perintah + -em-
|
|
73 morfem
bebas
|
8 morfem
terikat
|
DAFTAR PUSTAKA
Kridalaksana, Harimurti. 2001. Kamus Linguistik.
Edisi Ketiga. Jakarta: Gramedia.
Chaer, Abdul. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia: Pendekatan Proses. Jakarta: Rineka Cipta.
Sutawijaya, Alam. 1996.
Morfologi Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan.
Alwi,
Hasan,
dkk
(peny).
1998.
Tata Bahasa
Baku Bahasa
Indonesia. Edisi ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Resmini,
Novi, dkk. 2006. Kebahasaan (Fonologi, Morfologi dan Semantik).
Bandung: UPI PRESS.
Daniel, Jos.
2007. Morfologi. Jakarta: Gramedia



1 komentar:
Tugas lainnya mana? diunggah secepatnya
Posting Komentar